Nuri Alva Founder of WowThemes.net and creator of "Mediumish" theme that you're currently previewing. Developing professional premium themes, templates, plugins, scripts since 2012. Tidak ada komentar

#2018 Ganti Linux





Linux jadi salah satu pilihan buat para programmer dalam beraksi, walaupun sebagian juga ada yang lebih memilih Windows ataupun Macintosh. Sejak Linus Tovaldo merilis Linux OS, sejak itu pula banyak varian Linux yang dikembangkan oleh para Developer. Karena bahasa yang digunakan adalah C, jadi kreativitas mereka pun terpancing untuk membuat Linux menurut versinya sendiri.
Beberapa Linux yang pernah saya coba adalah, Ubuntu dan Debian. Disini saya akan menyarankan berdasarkan preferensi saya sendiri, tentang beberapa Linux Distro yang bisa Anda pilih.
Ubuntu
Versi terbaru dari Ubuntu adalah 18. LTS. Pertama kali pemakaian yakni ketika masih semester 4 kemarin. Software-nya gratis bisa diunduh langsung dari penyedia Linux. Cara nginstalnya pun sama juga, Anda bisa nyari tutorialnya di YouTube.
Review saya, Linux Ubuntu memang lebih banyak digunakan oleh Linuxian. Untuk Newbie yang ingin merasakan sensasi Linux, Ubuntu bisa menjadi pilihan karena untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan Ubuntu banyak ditemukan di Google maupun di Youtube baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris.
Hanya saja, saya kurang begitu puas dengan tampilannya karena masih sangat sederhana. Recommended. Thats it.

Deepin
Ini adalah linux yang saya pakai saat ini. Operasi Sistem ini masih berbasis Debian, saya suka User Interface atau tampilan yang ditawarkan oleh OS ini layaknya Macintosh. Berikut hasil tangkapan layarnya,


  Begitu tergila-gila pada OS ini karena elegan banget. Wkwkwk. Sama seperti Linux yang lain, sudah disediakan Appstore juga untuk download aplikasi-aplikasi. Rekom buat yang suka keindahan ... Eakkk. Karena desainnya masih 10-12 sama Macintosh, walau enggak semuanya.
So, hanya saja. Kalo ada dikit troubleshot, referensi onlinenya kurang karena Deepin sebenarnya lebih eksis di Cina. Wkwkw. Jadi harus eksplor sendiri sampek Problem Solved.
Kali Linux
Wallpaper bawaan ketika pertama kali nginstall langsung keluar Naga. Hehew. Kali Linux emang jadi pilihan buat para developer, programmer atau yang ingin belajar jadi Hacker. Wkwkwk. Ibaratnya, ketika menginstal Linux, anda sudah disiapkan senjata buat iseng-iseng ngehack. Wkwkwk. Semua instrumen hacking sudah terinstall otomatis di dalamnya.
Hanya saja, semua itu enggak ada gunanya kalo kita gak tau makeknya. Wkwkwk. So, keep learning.
Itu doang, tiga varian Linux yang pernah saya rekomendasikan buat para pembaca. Nice Work!.
---

Komentar (0)

Posting Komentar

Cancel