Nuri Alva Founder of WowThemes.net and creator of "Mediumish" theme that you're currently previewing. Developing professional premium themes, templates, plugins, scripts since 2012. Tidak ada komentar

CI3 - Si Bintang Anak IT

 

https://thumbs.dreamstime.com/b/codeigniter-open-source-software-rapid-development-web-framework-use-building-dynamic-sites-php-paper-texture-205931447.jpg


CI3 itu sebenernya bukan framework, tapi artefak purbakala yang dipaksa hidup pake bantuan alat pernapasan. Hari gini masih pake CI3 itu ibarat lo bangga keliling kota naik delman di saat orang lain udah pake Tesla; klasik sih enggak, cuma bikin macet dan nyusahin diri sendiri doang. Structure--nya udah kayak labirin tanpa pintu, bikin lo bebas nulis kode seberantakan mungkin atas nama "simpel", padahal aslinya cuma males belajar dependency injection atau modern PSR.

Masih bangga sama "Fast Performance"? Ya jelas cepet, wong isinya cuma wrapper kosong yang nggak punya fitur pengaman apa-apa. Nggak ada auto-migration, nggak ada built-in ORM yang bener, bahkan buat urusan routing aja masih berasa kayak zaman warnet berjaya. Lo ngerasa jadi "Senior Developer" karena bisa nge-hack core-nya, padahal di mata developer modern, lo cuma lagi nambal ban bocor yang karetnya udah expired.

Paling miris kalau liat komunitasnya yang masih bangga bilang "CI3 itu ringan". Ringan itu maksudnya lo harus bikin semuanya manual dari nol karena library-nya udah pada mati dan nggak compatible sama PHP versi terbaru? Berhenti ngebodohin diri sendiri pake argumen "yang penting jadi". Pake CI3 di tahun 2025 itu bukan soal efisiensi, itu soal denial karena lo takut keluar dari zona nyaman dan males belajar gimana cara kerja software architecture yang manusiawi.

Komentar (0)

Posting Komentar

Cancel