Nuri Alva
Just a tech antusiast, hobbyist, a sate lover.
Tidak ada komentar

WIS - Windows Installation Syndrome

Source



Dulu pas belum terbiasa makek Linux, rasanya, wah pengin ganti aja, balik ke Windows. Aku juga sering ngajak orang migrasi ke Linux, ada yang mau dan kemudian balik lagi ke Windows, ahahaha. Yo wis karepmu. Anyway, aku juga kapok makek Windows, pertami, di kelas bawah seperti windows 7, 8 sampai 9 (kalo ada) wkwkwk, harus ngurus banyak driver buat sang komputer. Serius, hal yang sangat mengesalkan adalah mencari driver tersebut. setidaknya bagiku. So that, iam leaving Windows.




kedui, unnecessary apps, banyak aplikasi gak penting terpasang. Aku bahkan gak tau apa aja, hahaha. Mungkin tau kalo cari-cari di Google. tapi yo wes lah, terlalu banyaq. wkwkwk.

ketiga, auto update. wkwkwk. Ini yang bikin aku gemes, kamu dipaksa update ketika kamu tidak mau. Aku juga bukan tipe orang warkop yang dapat menikmati wifi sepuasnya, prefer di kamar dengan modem sendiri. Lebih cepat dan you know lah why. autoupdate di windows sempat bikin paketanku clingak-clinguk. wkwkwk, so that say no to windows.

kenapa gak dimatiin autoupdatenya?

terakhir makek windows 10, aku matiin lewat services, yang biasanya jalan secara otomatis, jadi disabled alias dinonaktifkan. tetapi setelah diidupin dan dinyalain beberapa kali, malah kembali ke default, so what do you think?

keemvat, rentan virus nyasar. Temenku, laptopnya kena virus, biasanya mah aku sering nyecan dari smadav, avira, dan teman-temannya, baru kali itu benar-benar virus yang mampir ke laptopnya, makek kunci segala. hehehe. So that, way aku gak mau lagi.

kelima, entah apalagi. Kamu bisa baca di blog admiralbumblebee, tapi jangan sampek terlalu benci kepada Windows, karena Windows masih enak dibuat main game. hehehe.  Maaf bahasanya tidak sesuai ejaan yang benar.

Komentar (0)

Posting Komentar

Cancel